Slider

Book

Review

Story

Travel

Latest Blog

Pengalaman Pertama Kali Jualan di Shopee

24 Juni 2021

Hai hai!

Siapa di sini yang pengguna Shopee? Entah itu sebagai pembeli, penjual, atau malah keduanya.

Kiri (2019) - Kanan (2021)

Selama kuliah, nggak pernah terbesit mau jualan online di marketplace. Eh, pas mumet ngerjain tugas akhir, malah tergerak buat jualan.

Dapat orderan pertama itu rasanya senang pakai banget, karena tiba-tiba aja gitu ada yang order. Benar-benar sebuah kejutan. Nggak heran, kalau aku semangat banget sewaktu mengemas orderan pertama. Kemas rapi pakai kertas kado pula!

Nah, saking gapteknya aku dulu, aku sampai cari-cari informasi mengenai tata cara kirim paket Shopee di J&T. Bahkan sampai ke nanti-ngomong-ke-petugasnya-gimana-ya.

Waktu itu, aku pernah salah cantumkan nomor resi, yang harusnya berawalan JP, aku masukkan kode resi yang masih loading. Beruntung, petugas J&T-nya ramah dan siap membantu. Setelah permasalahan beres, paketku berhasil diproses deh.

Aku baru nekat jualan di Shopee sekitar akhir 2019. Awal jualan lokasi masih di Malang. Jualannya buku. Sekarang sudah menetap kembali di salah satu kota di Kalimantan Timur. Jualannya gado-gado banget, random abis, nggak hanya buku. Berhubung domisili Kalimantan, efeknya, pembeli tuh jadi suka mikir dua kali begitu lihat ongkos kirimnya. Ya meskipun tokoku sendiri sudah ikut program Gratis Ongkir XTRA, tetap aja bagi pembeli, menemukan fakta kalau ongkirnya di atas 20ribu itu mau nggak mau, perlu dikaji lebih dalam. 

Sekian cerita singkatku. Kemungkinan akan ada beberapa postingan mengenai Shopee di blog ini. Ditunggu ya!

post signature

Tips Efektif Promosi Jualan di Tiktok

18 Juni 2021

Hai hai!

Aplikasi Tiktok telah berhasil menarik masa untuk menjadi pengguna. ByteDance telah menciptakan aplikasi media sosial berbasis video pendek yang tak hanya ramai di negara asalnya (China), tapi juga di seluruh dunia. Pada tahun 2020, Tiktok menjadi aplikasi paling banyak diunduh, dengan total mencapai lebih dari 850 juta unduhan. Menurut Phone Arena yang dihimpun oleh Kompas Tekno, mencapai 80% pengguna mengatakan jika Tiktok menjadi platform yang paling menghibur, karena Tiktok sendiri merupakan aplikasi media sosial yang tidak hanya bisa membagikan video pendek saja, tapi pengguna juga bisa membuat dan mengedit video pendek dengan berbagai filter yang unik disertai musik sebagai pelengkap video.

Gambar oleh Kon Karampelas dari Pixabay

Menariknya, saat ini video Tiktok tidak hanya bisa kita lihat di aplikasi asalnya saja. Kini video Tiktok berseliweran di berbagai media sosial kita seperti di Instagram, Youtube, bahkan Facebook. Sehingga tak heran jika konten-konten di Tiktok cepat sekali viral.

Bisnis go digital memang telah menjadi alternatif dalam meningkatkan penjualan. Media sosial telah menjadi pilihan dalam pemasaran. Banyak bisnis daring yang memanfaatkan Instagram, Facebook, dan Youtube dalam beriklan.

Tapi, tahukah kalian ternyata Tiktok juga dapat kalian gunakan untuk memasarkan produk? Salah satu alasan mengapa kalian perlu melirik dan mulai menggunakan Tiktok sebagai media pemasaran karena banyak penggunanya, bahkan Tiktok diprediksi jika pengguna aktif bulanan secara global pada Mei 2022 akan mencapai lebih dari satu miliar.

Wah, bisa kalian bayangkan bukan, pasar yang begitu besar ada di sana.

Tentunya ini merupakan angin segar bagi pelaku bisnis dalam memasarkan produknya. Kesempatan besar ini tentu tidak boleh kalian sia-siakan. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana cara memasarkan produk di Tiktok secara efektif? Pastinya kalian tidak mau kan, hasil video pendek yang kalian sudah buat dan edit hanya lewat begitu saja tanpa mendatangkan pembeli?

Lalu, bagaimana cara meracuni mereka agar membeli produk kalian?

Pentingnya Detoks Digital

1 Juni 2021

Hai hai!

Di kehidupan zaman sekarang memang tidak bisa dilepaskan dari kemajuan teknologi yang setiap harinya akan semakin berkembang pesat. Penggunaan perangkat digital sudah menjadi satu hal yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Mulai dari laptop, tablet, komputer, ponsel, dan perangkat lainnya.


Dari perangkat tersebut, terbukti bahwa kita sangat terbantu dalam aktivitas seperti sekolah, kuliah, kerja, hingga belanja daring. Namun ternyata menggunakan perangkat digital tersebut secara terus menerus juga kurang bagus untuk kesehatan seseorang.

Nah, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, kita dapat melakukan satu aktivitas yang bernama detoks digital.

Apa itu detoks digital?

Detoks digital adalah waktu di mana seseorang tidak menggunakan perangkat digital (seperti smartphone, laptop, komputer, dan lain-lain) untuk sementara waktu.

Saat melakukan detoks digital, kita didorong untuk melakukan kegiatan lain. Detoks digital dianggap akan menghadirkan ketenangan serta kedamaian karena kita bisa terhindar dari gangguan-gangguan digital. Hasilnya, kita jadi lebih fokus dalam menghadapi semua hal yang terjadi dalam kehidupan nyata.
Hai hai!

Lagi asik bersantai tiba-tiba kecoa lewat? Mau istirahat di kamar tidur, begitu masuk kamar justru berpapasan dengan kecoa? Lagi menikmati masa rebahan, eh muncul sosok kecoa di langit-langit kamar? Hayo, siapa yang pernah mengalaminya?

Kehadiran kecoa sungguh meresahkan, bukan? Apalagi jika serangga menggemaskan yang satu itu mendadak terbang ke arah kita, tentu saja akan membuat kita kaget dan spontan lari berhamburan, kecuali jika sudah terbiasa dengan adegan kecoa terbang.

Serangga yang muncul tanpa diundang ini kerap menjadi suatu masalah bagi para penghuni rumah. Kecoa mengandung bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Selain itu, kemunculan kecoa juga menjadi suatu pertanda bahwa rumah Anda kurang sehat.


Adapun faktor penyebab kemunculan kecoa di rumah, antara lain:

Tidak adanya ventilasi atau siklus udara yang baik
Suhu udara yang meningkat membuat seisi ruangan menjadi jauh lebih hangat.

Kondisi hangat dan lembap
Kondisi yang cocok untuk perkembangbiakan kecoa. Rata-rata, sang kecoa betina mampu melepaskan 30 telur selama hidupnya. 

Kondisi kotor
Kondisi rumah kotor dapat menjadi pemicu utama atas kehadiran kecoa. Kecoa seringkali menaruh telur-telur mereka di tempat-tempat kotor, karena di sanalah, kecoa muda mendapatkan makanan yang cukup untuk tumbuh.

Keadaan gelap atau minim cahaya
Keadaan favorit bagi para kecoa. Tidak mengherankan jika kamar mandi sering disinggahi hewan nokturnal ini.

Daftar Harga Lengkap Coklat Batangan

17 April 2021

Hai hai!

Hayo, siapa di sini yang pecinta coklat? Angkat tangan!



Coklat merupakan rasa yang digemari oleh banyak orang. Selain cokelat, biasanya rasa lain yang populer adalah rasa vanila, stroberi, dan rasa lainnya. Berbagai rasa tersebut bisa ditemukan untuk berbagai kuliner seperti kue ulang tahun, es krim, dan makanan kecil lainnya. Coklat sendiri dikenal merupakan pilihan yang tidak pernah salah. Sehingga tidak heran apabila banyak rasa makanan atau minuman yang ditawarkan dengan rasa ini.

Untuk membuat makanan atau minuman yang menghasilkan rasa cokelat, kalian bisa menggunakan bahan coklat yang bisa ditemukan di pasaran. Kalian bisa memilih jenis cokelat yang sesuai dengan makanan atau minuman yang dibuat. Misalnya untuk membuat kue, maka biasanya bisa menggunakan cokelat batangan yang dilelehkan dan ditambahkan sebagai bahan utama untuk menghasilkan rasa cokelat yang lezat. Ketika membutuhkan produk cokelat batangan, teman-teman bisa memilih banyak tempat untuk membelinya. 

Seperti di TokoWahab yang merupakan tempat membeli bahan kue seperti mentega dan lainnya. Ditambah ada coklat sebagai salah satu bahan dasar membuat kue.


Sold Out!

18 Maret 2021

Hai hai!

Masih seputar Shutterstock lagi.


Aku mau kasih unjuk foto yang kemarin laku. Foto ini adalah secuil foto yang masih bisa diselamatkan. Sebelum aku mengenal dunia microstock, aku memang sering mengunggah foto-foto di Google Maps, dan setelah itu langsung kuhapus tanpa pikir panjang.

Ternyata oh ternyata, bisa banget loh jual foto di internet. Jujur, aku baru ngeh soal itu di tahun 2020! Ketika aku sudah menyetorkan ribuan foto ke Google Maps. Tau gitu kan aku coba submit ke beberapa tempat sebelum dihapus. :')

Ya sudahlah, nasi telah menjadi bubur, mau diapakan lagi. Ya nggak?

Kembali ke foto yang sold out kemarin. Foto ini aku submit di bulan Desember 2020. Foto mall E-Walk Balikpapan. Lakunya ke Jakarta nih.


Wah, semoga makin banyak foto yang sold out ya! Begitu juga dengan kumpulan footage yang aku submit. Aamiin.

post signature

Pecah Telor Shutterstock Pertama di Tahun 2021

6 Maret 2021

Hai hai!

Rasanya melegakan begitu bisa unggah beberapa foto lagi di Shutterstock. Nggak banyak sih yang bisa diunggah. Hanya sebelas foto. Itu pun tiga doang yang approved. Sisanya tentu saja not approved dengan berbagai alasan. 

For your information, sekarang unggah video sudah tidak seribet sebelumnya loh! Selama ini kalau aku nyetok video mesti pakai bantuan aplikasi AndFTP. Katanya oh katanya, saat ini sudah bisa unggah video langsung di situs kontributor Shutterstock. Aku sendiri belum coba. Maklum, belum ada video yang mau di-upload. 


Kabar baik! Dua fotoku ada lagi nih yang unduh.



Dua-duanya berlokasi di Jakarta semua yang download. Hmm, aku rasa yang unduh orang yang sama deh. 

Okelah kalau begitu, sepertinya itu saja update singkat dariku. :)

post signature

Kirim Paket >100 KG? Lewat Hexa Malang Saja!

7 Februari 2021

Hai hai!

Sekitar bulan November 2019, aku memutuskan untuk mengirim sebagian besar isi kamar kosku, ke mana lagi kalau bukan ke Sangatta. Kebanyakan memang buku, berhubung aku seorang penimbun buku. Dulu. Sekarang mah sudah nggak lagi. Saking mabuk buku, kini aku mulai beralih ke buku digital. 

Awalnya aku ngekos berdua, sampai awal 2017 partner satu kamarku pulang kampung karena sudah lulus lebih dulu. Iya, dia memang angkatan dua tahun lebih tua dariku. Selama di Malang, aku nggak pernah pindah kos, jadi ya... di situ situ aja. Selain karena aman, orang tuaku juga menganjurkan aku buat ngekos di sana karena sudah kenal juga dengan pemilik kosnya. Begitulah.

Gara-gara aku mau pindahan (yang sebenarnya nggak bisa dibilang pindahan karena motor dan secuil barangku masih stay di sana), aku menyadari dengan sangat kalau... barang-barang di kamar ternyata SANGAT BANYAK. 

Berjam-jam aku memasukkan satu demi satu ke dalam kardus rokok. Sebelumnya, aku beli kardus rokok karena ukurannya besar dan bahannya tebal nan kokoh. Belinya tentu saja di Pasar Besar Malang. Setelah finish dengan urusan mengepak, aku takjub karena totalnya tujuh kardus. Yang mana tiap kardusnya tentu saja berat.

Beneran dong berat, buktinya begitu ditimbang, beratnya menembus lebih dari 100 kg. Aku kaget. Bapakku nggak begitu kaget.

Untuk urusan pengiriman, aku percayakan ke ekspedisi Hexa Malang. Jujur saja, ini kali pertama aku gunakan Hexa. Kenapa Hexa? Sebelumnya, aku telah survei ke beberapa ekspedisi. JNE, J&T, dan POS. Tapi, sayang sekali untuk paket seberat itu biayanya tentu saja nggak sedikit. Begitu ke counter Wahana, orangnya menyarankan Lion Parcel dan Hexa. Aku lupa alasannya kenapa aku nggak jadi pakai yang Lion Parcel hingga akhirnya aku percayakan ke Hexa saja.

Tarifnya terbilang terjangkau kalau pakai Hexa. Untuk minimal 30 kg, per kilogram dikenakan 13ribu. Di bawah 30 kg, biayanya akan sama dengan pengiriman 30 kg. Selain itu, aku juga dimudahkan karena adminnya responsif dan paket bisa dijemput di tempat. Perkiraan sampai termasuk cepat, dari Malang ke Sangatta kurang lebih satu minggu saja.