Slider

Book

Review

Story

Travel

Latest Blog

Drama Jualan

11 November 2021

Hai hai!

Mungkin di sini ada yang belum tahu kalau aku punya online shop, yaitu 'Misfil Shop'. Isinya memang campuraduk, apa aja kujual. Mulai dari yang ada fisiknya hingga yang tak berwujud (maksudnya produk digital).


Awalnya yang kuunggah hanya buku. Nggak heran produk pertama yang laku adalah buku novel. Waktu itu aku masih di Malang. Sayangnya aku belum kenal marketplace saat itu. Shopee baru aku jelajahi sekitar pertengahan menuju akhir 2018. Kalau aku seriusin waktu itu, aku rasa peminatnya jauh lebih banyak karena lokasinya strategis, yang ke mana-mana ongkos kirimnya bersahabat. Ketimbang saat lokasiku di Kalimantan Timur seperti sekarang ini, banyak yang mengeluhkan ongkos kirim. Bahkan lebih dari 10ribu pun rasanya pada nggak rela 'tuk dikeluarkan.

Setelah buku, barang-barang lain mulai aku unggah secara bertahap. Beberapa di antaranya adalah preloved items, alias yang sudah pernah dipakai.

Nah ceritanya nih, ini aseli baru aja kejadian...


Ada buyer mau beli tas preloved aku. Tas ini ku-upload 16 bulan yang lalu! Jadi anggap aja lebih dari setahun lamanya baru ia menemukan (calon) tuan barunya. Jenis ransel yang nyaman dipakai, dengan warna merah menyala, dan asiknya, slot kantongnya banyak, muatannya pun bisa banyak. Dulu aku sering pakai ransel ini tiap jalan ke luar. Cuman karena akhir-akhir ini seringnya di rumah mulu, jadi tas ini nganggur lama banget. Yah, daripada nggak kepakai, ya dijual aja.

Di rumah aku sering liat tas ini. Bahkan aku hafal banget posisinya di mana, tapi...

Ngopi Cantik di Mel's Kitchen Sangatta

29 Oktober 2021

Entah ada angin apa, tiba-tiba memutuskan untuk kulineran sore itu. Awalnya mau singgah ke kafe yang nggak terlalu jauh dari rumah, tapi karena partner jalanku udah pernah ke sana, maka dari itu alternatifnya kita berdua ke Mel's Kitchen.


Berada di Ruko Grande Blu, Jalan Ilham Maulana, Sangatta. Hanya ratusan meter dari Pasar Induk. Di Ruko Grande Blu, posisinya paling kanan. Tetanggaan sama yang jual frozen food dan yang satunya lagi masih belum ada yang tempati. Aku rasa nggak akan ada kesulitan berarti buat cari keberadaan tempat ini.

Mel's Kitchen resmi dibuka pertengahan September lalu. Kesan 'baru' masih melekat begitu berkunjung ke sana untuk kali pertama. Ternyata, cukup ramai juga. Terbukti, saat baru memasuki ruangan, hanya bersisakan dua meja saja, itu pun mejanya baru dibersihkan. Aku pilih lantai bawah saja biar nggak ribet.

Akhirnya 4G!

23 Oktober 2021

Akhirnya!

Sekian lama nggak gubris sms operator, muncullah sms bernada 'kalo nggak ganti, ntar nomornya hangus loh'. Berkat sms itu, aku memutuskan mau nggak mau harus urus upgrade 3G to 4G.


Kartuku yang sekarang Indosat, sudah bertahun-tahun pakai nomor ini. Ribet kalau harus pakai nomor baru. Hafalin nomor lagi. Meskipun sempat kepikiran buat ganti nomor, tapi yaudahlah cukup satu nomor aja daripada banyak nomor tapi nggak keurus.

Perjalanan buat upgrade 4G juga nggak mulus, yang langsung berhasil.

:-)

18 Oktober 2021


Selamat ulang tahun untuk Anda.

x

post signature

September Shopee Haul

28 September 2021

Hai hai!

Selama pandemi aku mulai sering scrolling Shopee. Bahkan lebih sering pantengin Shopee ketimbang media sosial. Seringnya lihat lihat doang, terus ujung-ujungnya ya dilihat tok. Kegiatan yang sebenarnya buang-buang waktu, tapi tetap aja ditrobos. 

Tahun lalu atau nggak dua tiga tahun lalu, bisa dihitung jari sih, aku cukup rajin bikin konten haul / unboxing di YouTube. Nggak ada sejarahnya one take untuk satu video. Pasti berulang-ulang. Entah karena suasana kurang kondusif, lidah keseleo, atau karena gangguan maupun hambatan lainnya.


Biasanya habis belanja daring, aku cukup terbiasa foto-foto belanjaan buat dijadikan pelengkap testimoni. Berhubung stok fotonya masih ada di hp, jadi sekalian aja aku bikin postingan ini. 

September Shopee Haul.

Pengalaman Pertama Kali Jualan di Shopee

24 Juni 2021

Hai hai!

Siapa di sini yang pengguna Shopee? Entah itu sebagai pembeli, penjual, atau malah keduanya.

Kiri (2019) - Kanan (2021)

Selama kuliah, nggak pernah terbesit mau jualan online di marketplace. Eh, pas mumet ngerjain tugas akhir, malah tergerak buat jualan.

Dapat orderan pertama itu rasanya senang pakai banget, karena tiba-tiba aja gitu ada yang order. Benar-benar sebuah kejutan. Nggak heran, kalau aku semangat banget sewaktu mengemas orderan pertama. Kemas rapi pakai kertas kado pula!

Nah, saking gapteknya aku dulu, aku sampai cari-cari informasi mengenai tata cara kirim paket Shopee di J&T. Bahkan sampai ke nanti-ngomong-ke-petugasnya-gimana-ya.

Waktu itu, aku pernah salah cantumkan nomor resi, yang harusnya berawalan JP, aku masukkan kode resi yang masih loading. Beruntung, petugas J&T-nya ramah dan siap membantu. Setelah permasalahan beres, paketku berhasil diproses deh.

Aku baru nekat jualan di Shopee sekitar akhir 2019. Awal jualan lokasi masih di Malang. Jualannya buku. Sekarang sudah menetap kembali di salah satu kota di Kalimantan Timur. Jualannya gado-gado banget, random abis, nggak hanya buku. Berhubung domisili Kalimantan, efeknya, pembeli tuh jadi suka mikir dua kali begitu lihat ongkos kirimnya. Ya meskipun tokoku sendiri sudah ikut program Gratis Ongkir XTRA, tetap aja bagi pembeli, menemukan fakta kalau ongkirnya di atas 20ribu itu mau nggak mau, perlu dikaji lebih dalam. 

Sekian cerita singkatku. Kemungkinan akan ada beberapa postingan mengenai Shopee di blog ini. Ditunggu ya!

post signature

Tips Efektif Promosi Jualan di Tiktok

18 Juni 2021

Hai hai!

Aplikasi Tiktok telah berhasil menarik masa untuk menjadi pengguna. ByteDance telah menciptakan aplikasi media sosial berbasis video pendek yang tak hanya ramai di negara asalnya (China), tapi juga di seluruh dunia. Pada tahun 2020, Tiktok menjadi aplikasi paling banyak diunduh, dengan total mencapai lebih dari 850 juta unduhan. Menurut Phone Arena yang dihimpun oleh Kompas Tekno, mencapai 80% pengguna mengatakan jika Tiktok menjadi platform yang paling menghibur, karena Tiktok sendiri merupakan aplikasi media sosial yang tidak hanya bisa membagikan video pendek saja, tapi pengguna juga bisa membuat dan mengedit video pendek dengan berbagai filter yang unik disertai musik sebagai pelengkap video.

Gambar oleh Kon Karampelas dari Pixabay

Menariknya, saat ini video Tiktok tidak hanya bisa kita lihat di aplikasi asalnya saja. Kini video Tiktok berseliweran di berbagai media sosial kita seperti di Instagram, Youtube, bahkan Facebook. Sehingga tak heran jika konten-konten di Tiktok cepat sekali viral.

Bisnis go digital memang telah menjadi alternatif dalam meningkatkan penjualan. Media sosial telah menjadi pilihan dalam pemasaran. Banyak bisnis daring yang memanfaatkan Instagram, Facebook, dan Youtube dalam beriklan.

Tapi, tahukah kalian ternyata Tiktok juga dapat kalian gunakan untuk memasarkan produk? Salah satu alasan mengapa kalian perlu melirik dan mulai menggunakan Tiktok sebagai media pemasaran karena banyak penggunanya, bahkan Tiktok diprediksi jika pengguna aktif bulanan secara global pada Mei 2022 akan mencapai lebih dari satu miliar.

Wah, bisa kalian bayangkan bukan, pasar yang begitu besar ada di sana.

Tentunya ini merupakan angin segar bagi pelaku bisnis dalam memasarkan produknya. Kesempatan besar ini tentu tidak boleh kalian sia-siakan. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana cara memasarkan produk di Tiktok secara efektif? Pastinya kalian tidak mau kan, hasil video pendek yang kalian sudah buat dan edit hanya lewat begitu saja tanpa mendatangkan pembeli?

Lalu, bagaimana cara meracuni mereka agar membeli produk kalian?

Pentingnya Detoks Digital

1 Juni 2021

Hai hai!

Di kehidupan zaman sekarang memang tidak bisa dilepaskan dari kemajuan teknologi yang setiap harinya akan semakin berkembang pesat. Penggunaan perangkat digital sudah menjadi satu hal yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Mulai dari laptop, tablet, komputer, ponsel, dan perangkat lainnya.


Dari perangkat tersebut, terbukti bahwa kita sangat terbantu dalam aktivitas seperti sekolah, kuliah, kerja, hingga belanja daring. Namun ternyata menggunakan perangkat digital tersebut secara terus menerus juga kurang bagus untuk kesehatan seseorang.

Nah, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, kita dapat melakukan satu aktivitas yang bernama detoks digital.

Apa itu detoks digital?

Detoks digital adalah waktu di mana seseorang tidak menggunakan perangkat digital (seperti smartphone, laptop, komputer, dan lain-lain) untuk sementara waktu.

Saat melakukan detoks digital, kita didorong untuk melakukan kegiatan lain. Detoks digital dianggap akan menghadirkan ketenangan serta kedamaian karena kita bisa terhindar dari gangguan-gangguan digital. Hasilnya, kita jadi lebih fokus dalam menghadapi semua hal yang terjadi dalam kehidupan nyata.